Sesungguhnya aku ini memberikan hiburan bagi batinku dengan sedikit permainan, supaya hatiku itu lebih tegar berdiri diatas kebenaran. [Abu Dardaa' r.a.]

*

*

**

**"

Informasi dan Promo TOYOTA SUMBAR HUB : Edo Toyota Astra 081363956598 Atau BBM 5A87117B
Atau instalasi sistem operasi troubleshooting, Network dan upgrading dll: 081363956598 atau blog ini....
khusus daerah padang dan sekitarnya....n_n

Cara Membuat Menu Melayang Pada Blog



Berbagai macam cara dilakukan para blogger untuk menghemat ruang di blognya, salah satunya dengan menggunakan roll pada arsip, dan pada toturial kali ini untuk menghemat halaman kita akan membuat menu melayang

Menu ini dapat sobat tampilkan di bagian kiri maupun di bagian kanan blog, sobat tinggal memilih mana yang lebih cocok untuk blog kesayangan sobat, contoh sobat bias lihat di blog ini


Bagi sobat blogger yang kepengin mencoba menu melayang silahkan ikuti langkah-langkah mudah di bawah ini

Cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Masuk ke Blogger dengan ID sobat.

2. Pilih Design (Rancangn) -> Edit HTML.

3. Back up (download) template terlebig dahulu (seperti biasa…untuk asuransi…hehe…)

4. Cari kode ini </head>pada template anda

5. Copy Seluruh script dibawah ini, kemudian paste tepat diatas atau sebelum kede </head>

<script src='http://elmubarok.googlecode.com/files/floating1.js'

type='text/javascript'/>

<script>

YOffset=150;

XOffset=0;

staticYOffset=30;

slideSpeed=20

waitTime=100;

menuBGColor=&quot;Dodgerblue&quot;;

menuIsStatic=&quot;yes&quot;;

menuWidth=150;

menuCols=2;

hdrFontFamily=&quot;verdana&quot;;

hdrFontSize=&quot;2&quot;;

hdrFontColor=&quot;black&quot;;

hdrBGColor=&quot;#FF0000&quot;;

hdrAlign=&quot;left&quot;;

hdrVAlign=&quot;center&quot;;

hdrHeight=&quot;15&quot;;

linkFontFamily=&quot;Verdana&quot;;

linkFontSize=&quot;2&quot;;

linkBGColor=&quot;white&quot;;

linkOverBGColor=&quot;#FFFF99&quot;;

linkTarget=&quot;_top&quot;;

linkAlign=&quot;Left&quot;;

barBGColor=&quot;Dodgerblue&quot;;

barFontFamily=&quot;Verdana&quot;;

barFontSize=&quot;2&quot;;

barFontColor=&quot;white&quot;;

barVAlign=&quot;center&quot;;

barWidth=20; // no quotes!!

barText=&quot;WELCOME&quot;;

// ----- Mulai Edit Menu

ssmItems[0]=[&quot;My Menu&quot;] //Header Menu

ssmItems[1]=[&quot;Home&quot;, &quot;/&quot;, &quot;&quot;]

ssmItems[2]=[&quot;About Me&quot;, &quot;http://www.blogger.com/profile/17756234265760334338&quot;,&quot;&quot;]

ssmItems[3]=[&quot;Me In Facebook&quot;, &quot;http://www.facebook.com/Ozan.SLANKERS&quot;,&quot;&quot;]

buildMenu();

//----- Selesai Edit Menu

</script>

Keterangan:

  • Pada bagaian yang ditandai dengan warna merah boleh sobat ganti dengan warna kesukaan sobat atau disesuaikan dengan blog sobat (untuk melihat kode warna silahkan klik disini...)
  • Pada bagaian yang berwarna kuning harus sobat ganti sesuai blog sobat
  • Pada kata WELCOME (yang bercetak tebal) boleh sobat ganti sesuka sobat
  • Untuk menambah menu silahkan sobat amati scrip yang paling bawah "ssmItems[nomor urut menu]=["Nama Yang Menu", "Url Menu", ""]" lalu tambahkan di bawah deretan kedalam daftar scrip diatas...(copy tanpa tanda petik)

Sumber ( ozan hacker )

150 Tips dan Trik Mempercepat Kinerja Komputer


Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain
yang dibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda
lakukan. Di antaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta
mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restart
lebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut untuk
akses lebih cepat dan lain sebagainya.


Semua hal di atas
adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows yang kami sampaikan
berikut ini. Semua tip dan trik di sini kami padukan menjadi 150 langkah mudah
dan aman untuk dilakukan. 150 tip dan trik, termasuk beberapa panduan langkah
demi langkah yang mudah berikut ini, akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman
bekerja.


Tentu saja, akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer
kian berkembang. Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengi
peningkatan sisi keamanan. Hal ini penting, sebab koneksi ke jaringan, Internet
maupun ke komputer lain, sedikit banyak pasti berisiko. Mulai dari penyebaran
virus hingga pengambilan data kita oleh orang yang tidak berhak.


Untuk itu, kami sertakan pula beberapa tip dasar untuk
memperbaiki keamanan pada Windows. Beberapa tip dan trik maupun panduan langkah
demi langkah dalam tulisan ini menggunakan bantuan program tertentu yang bisa
di-download dari beberapa situs di Internet. Namun untuk memudahkan Anda,
seperti biasa semua program yang disebutkan dalam tulisan berikut ini
disertakan dalam CD PC Media. Tentu saja, semua program sudah diuji di labs PC
Media. Instalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal dari
situs resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program ini
menyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada
Windows yang jarang terungkap!


Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan


01. Back-up dahulu
registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run, ketik regedit. Setelah muncul
window registry, pilih menu File|Export. Pada bagian Export range, pilih All
dan tentukan nama file, akhiri dengan klik tombol Save.


02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam
Windows, namun tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control
Panel|Add/Remove Windows Component dan beri tanda centang pada program yang
belum aktif.


03. Sebelum menginstalasi
program baru atau melakukan perubahan setting Windows secara keseluruhan, lebih
baik buat Restore Point secara manual dahulu. Caranya, Klik Start|All
Programs|Accessories|System Tool|System Restore dan klik Create a restore
point.


04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update
yang sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab
Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.


05. Untuk mengatur
Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan Anda, atur dulu Windows Update.
Caranya, buka System di Control Panel dan klik tab Automatic Updates. Atur
enable atau disable option Keep my computer up to date.


06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir.
Microsoft sudah menyediakan tool gratis untuk membuat disket booting di http://support.microsoft.com/?kbid=310994.


07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan
komputer dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang
kembali card setelah instalasi selesai.


08. Untuk menambahkan
System Administration Tools ada Start Menu, klik kanan Start|Properties. Masuk
dalam tab Start Menu dan klik Customize kemudian masuk dalam tab Advanced.
Geser ke bawah dan beri tanda centang pada option Display on the All Programs
and the Start Menu.


09. Untuk menginstal
Back up Utility pada Windows XP Home Edition carilah file ntbackup.msi di
direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD instalasi Windows XP. Jalankan file
tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.


10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap
program baru yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan
Start|Properties. Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced
dan hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.


11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer,
pastikan bahwa DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi
terbarunya di www.microsoft.com/windows/directx.


12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum
support Plug-and-Play. Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di
Control Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya.


TOP TIPS ! Mempercepat Kerja Komputer


13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2
menit saja untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang
terasa sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang
bisa dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan
wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background
berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui dengan
klik kanan pada desktop untuk membersihkan icon. Jangan lupa juga, jalankan
defrag secara berkala. Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di
komputer, bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti
Registry Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program
ini hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja. Langkah lain
yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load secara otomatis saat
memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan.
Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig melalui
Start|Run.


14. Gunakan fitur
File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan file dan setting ke komputer
baru. Caranya, klik Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian
jalankan File and Transfer Setting Wizard.


15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet
Explorer, agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar.
Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab
Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs Windows
Update, hilangkan tanda centang pada option Require server verification… dan
klik OK.


16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan
freeware Magical Jelly Bean Keyfinder dari http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.


17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak
sesuai, perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY
Computer. Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik
kanan, pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga
dilakukan di key RegCompany. Peningkatan Performa Internet dan Jaringan


18. Untuk men-share
sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik kanan folder tersebut dan
pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable option Share this folder on the
network. Beri nama dan klik OK.


19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan
mengklik kanan area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab
Desktop|Customize Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My
Network Places.


20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer
lain di jaringan, yakni menggunakan Console Message. Buka Control
Panel|AdministrativeTools|Computer Management|Action|All Task|Send Console Message.
Ketik teks yang hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan
klik Send.


21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka
Network Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik
Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network
by limitting or preventing access to this computer from Internet.


22. Atur Internet
Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang ada. Baik dial-up maupun
broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan yang terhubung ke
Internet, pasang ICF hanya di komputer server.


23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan
mengetikkan command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.


24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui
Messenger, segera matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative
Tools|Services, dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya
tidak terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.


25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu
Edit|New|Key, dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini
di dalam direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu
Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value PreventRun,
pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.


26. Untuk mengetahui
informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik Start|All
Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih menu Tools|Net
Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih option Scan your system.
Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.


27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media
Player mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer
melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows Media
Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option Aloww
internet sites to uniquely your player.


28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network
domain, tekan tombol Ctrl + Alt + Del
bersamaan dan klik option Lock Computer. Untuk membuka kembali, tekan tombol
Ctrl + Alt + Deldan masukkan password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan
Cepat.


29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon
drive CD, pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable
autoplay untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.


30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari
http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear Type pada
komputer


. 31. Untuk melihat system file yang secara default
di-hidden oleh Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam
Windows Explorer. Enable Display the content of system folder.


32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk
dalam Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume
control in the Taskbar dan klik OK.


33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control
Panel|Power Option di tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan
memilih option yang tersedia.


34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down
demi keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori
HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit value
pada key Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down
akan berlangsung sedikit lebih lama.


35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file.
Caranya, di Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View.
Hilangkan tanda centang di option Hide file extentions for known file types.


36. Menghapus Komponen yang Terinstal Banyak komponen
Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows Component sehingga tidak bisa
di-uninstall.


a. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder
Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.


b. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find,
namun kosongkan kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus
semua kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.


c. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs.
Kemudian pilih Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian
akan tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.


37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke
User Account di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture.
Tentukan gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk
atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.


38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda
bisa mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih
Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.


39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu,
klik kanan desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows
Classic dari Theme list.


40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image
tersebut yang akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails.
Caranya, klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab
Customize dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.


41. Sesuaikan
kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle Bin dan memilih
Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.


42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik
kanan header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan.
Klik More bila perlu mengatur setting lainnya.


43. Untuk menambahkan
program yang paling sering Anda gunakan dalam Quick Launch, drag icon program
tersebut dalam Quick Launch.


44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat
akses ke sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih
Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.


45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada
window My Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih
Properties. Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n,
/e, /select, C:\ dan klik OK.


46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris
paling atas Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to
Start Menu.


47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu
Send To, drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.


48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik
SendTo kemudian klik OK.


49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent
Document di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan
buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi yang
muncul di My Recent Documents, disable option List my most recently opened
documents.


50. Fast User Switching Dengan Fast User Switching, seorang
user tidak perlu logoff sementara user lain login.


a. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam
Control Panel dan pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on
or off, dan enable Use Fast User Switching.


b. Supaya koneksi
dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching di-enable, masuk ke registry
di direktori
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.


c. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String
Value. Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.


51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent
Documents, klik Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.


Pengaturan Multiple User


52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol
Ctrl+Alt+Del,
kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan
nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.


53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa
menggunakan komputer Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik
Guest|Turn On the Guest Account.


54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator
sebelum melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.


55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control
Panel|System. Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles.
Sorot profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi
penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.


56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah
tingkat keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih
option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.


57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile
yang bisa dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My
Documents\Other Places area.


58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa
jika lama tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows
tidak melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2
dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik tombol
Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user dan pilih
Properties. Buka tab General dan enable option Password never expires.


59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama
yang berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.


60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat
saat kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User
Account. Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk
memulai wizard.


Pengaturan File dan Folder


61. Buat sebuah
compressed folder dengan cara mengklik kanan area kosong pada desktop, dan
pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan drag and drop file yang
hendak dikompres dalam folder tersebut.


62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan
password. Caranya, buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi
sekali lagi untuk konfirmasi.


63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya
dengan cara drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.


64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old
files untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga
kapasitas harddisk bisa dihemat.


65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro
Edition dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General
dan klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.


66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah
dengan memilihnya, kemudian menekan tombol F2.


67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat,
terutama pada folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap
folder yang sering diakses.


68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift
saat mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak
Anda gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the
selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.


69. Sesuaikan
kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka Windows Media Player dan
memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music dan sesuaikan ukuran kapasitas
dengan menggeser slider.


70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My
Documents, maka semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak
terpengaruh system restore.


71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses,
maka hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih
Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.


72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan
folder tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih
template yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK
untuk menyimpan hasil setting.


73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang
memiliki karakter sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau
image. Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama
dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang lain akan
berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan seterusnya.


74. Mengirim Faks
Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan menerima faks?


a. Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik
Add/Remove Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next.


b. Klik Start|All Programs|Accessories|Communication|Fax|Fax
Console untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting,
termasuk nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax.


c. Buat semua faks
dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim, termasuk setting dan
sebagainya.


Mengatur Kualitas Cetak


75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus
mengatur layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file
foto dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul
Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout yang akan
dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto dalam satu
kertas.


76. Daripada harus
mengatur setting printer setiap kali menggunakannya, buatlah copy printer Anda.
Atur masing-masing dengan option berbeda sesuai yang Anda butuhkan.


77. Anda bisa
menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun bisa digunakan dalam
Windows dengan fitur Character Map. Untuk membukanya, Anda bisa menemukan di
Start|All Programs|Accessories|System Toolss|Character Map. Atau ketik
“charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.


78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi
sebuah image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang
diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama.


Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi


79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang
orisinal? Temukan file-nya di \windows\oobe\system32\images\tittle.wma.


80. Ada
dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for Windows dan
Digital Media Edition (DME). Simak www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp
dan coba versi trial DME.


81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog
Start|Run. Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file
self extraction.


82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer,
namun punya kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder
support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi untuk
menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.


83. Ada banyak wizard atau stepby-step di
Windows. Untuk mengetahui wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan
“Wizard” tanpa tanda petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan
daftar wizard yang tersedia. Anda tinggal memilihnya.


84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan
ketikkan Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran
64x64 grid. Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.


85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam
dokumen, Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut.
Kemudian Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda.


Menghias Desktop


86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan
membuka tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk
mencari pointer yang sesuai keinginan Anda.


87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses
di Start Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan
pilih Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my
most recently opened documents.


88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka
penuh hingga menutupi taskbar, tekan tombol F11.


89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol
tertentu untuk mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program
tersebut dan pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang
Anda gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan
menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.


90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start
Menu untuk memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan
salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.


91. Munculkan
penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up pada system tray untuk
mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network Places, pilih View Networks
Connections, klik kanan koneksi yang Anda gunakan dan pilih Properties. Ubah
option Show icon in notofication area when connected menjadi enable.


92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan.
Baik menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan
Start dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia
sesuai kebutuhan.


93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan
dengan menekan tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start
Menu.


94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan
icon tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan
tekan Enter.


95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut
di desktop. Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa
tanda petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori
HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut. 85


TOP TIPS !


96. Daftar Shortcut Berikut ini beberapa shortcut yang
paling banyak digunakan saat bekerja sehari-hari menggunakan Windows.


[Windows] + [L] Lock komputer


[Windows] + [U] Menampilkan Utility Manager


[Windows] + [R] Menampilkan Run


[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian


[Windows] + [E] Membuka My Computer


[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle Desktop


[Windows] + [M] Minimize semua window


[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang
di-minimize


[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan


[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help


[Windows] + [Break] Memunculkan window System Properties


[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar Jika Anda
menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol Windows, gunakan
paduan tombol Ctrl + Esc.


97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa
file dalam satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri
atau hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.


98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop
dengan mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.


99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan
taskbar, memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda,
misalnya menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan
cepat diakses.


100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak
menggunakan Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa munu yang
bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang ada. Mulai dari
Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa fitur dalam Start Menu.


101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser
terlebih dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di
kotak dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.


102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang
bergaris bawah sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File
bisa dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau
mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan
area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol effects.
Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard navigation
until I press the [Alt] key.


103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat
tombol Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control
Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable option
Use Toggle-Keys.


104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat
menekan Turn Off di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada
kotak dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.


105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera
fitur ini. Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab
Hibernate dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware
Anda tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui.


Memperbaiki Kinerja Komputer


106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan
penampakan yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka
Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol
Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best performance.


107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur
di BIOS agar booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive
pada pilihan berikutnya.


108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang
dibutuhkan saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja
komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog
Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup, kemudian
buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak perlu.


109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan
tombol Ctrl+Alt+Del
untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window tersebut, Anda akan
melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system tray.


110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP
drive, buka My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties,
buka tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan
option Optimize for Performance.


111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry
Editor (ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam
direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang
bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini, maka
delay tampilan Start Menu semakin singkat.


112. Ada
cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada windows Task Manager yang muncul,
tekan menu Shut Down dan tahan tombol Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan
dulu semua dokumen telah di-save.


113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance
komputer berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory,
dan lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda Administrative
Tools. Buka fitur Performance.


114. Anda juga bisa
menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur Performance (di nomer 13)
dengan mengklik icon + dan memilih indikator baru apa saja yang hendak
ditampilkan.


115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg
ke dalam registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk
mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.


116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar
Windows tidak membuat paging ke disk agar performance komputer semakin
meningkat. Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Current
ControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement. Ubah value
DisablePagingExecutive menjadi 1.


117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP.
Caranya, ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk
dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk
memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.


118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan
dalam sebuah komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk
dalam System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery
Setting kemudian Edit.


119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk
dan memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan
“chkdsk c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika
Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk /?”.


120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat
memasang kamera digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My
Computer. Kamera digital Anda akan tampil sebagai drive.


121. Ada
utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan, yakni gpedit.
Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa tanda petik di kotak
dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa digunakan untuk setiap tool dan
komponen yang ada di Windows. Coba satu per satu setting yang Anda inginkan
kemudian perhatikan hasilnya.


122 Mengatur Jadwal Perawatan Daripada bersusah payah
membersihkan sampah di Windows, atur agar Windows membersihkan dirinya sendiri
secara berkala dengan Schedule Task.


a. Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala,
buka Control Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task
melalui wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa
dijadwalkan.


b. Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada
list, klik Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada.
Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah satu
dan klik Open.


c. Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan
atau frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang
diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule
Task.


123. Gunakan utility gratis PowerToys dari
www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna.
PowerToys sendiri terdiri dari beberapa program, di antaranya


Open Command Window
Here, Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide
Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide Show
Wizard, dan Webcam Timershot.


124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika
Indexing Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di
Control Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.


125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk
Cleanup. Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka
tab General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah tersebut,
termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah tidak
digunakan lagi.


126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start
Menu. Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis
akan dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.


127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda,
karena hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis
setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login atau
Load at Windows Start tidak aktif.


128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung
dengan mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk
kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya.


Troubleshooting Sederhana


129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart
dan masuk dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai
berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.


130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan
mengklik kanan drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab
General. Baca detail file system pada kotak dialog yang muncul. 131. Ubah
sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan perintah convert
c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka direktori
HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam AutoEndTask
dengan nilai 1.


133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang,
restore komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan
F8 untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good Configuration.


134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error.
Caranya, klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda
setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat informasi
kesalahan.


135. Ada cara paling tepat untuk mengatur
ketepatan jam di komputer. Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di
system tray, pilih tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize
with an Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now!
Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME


136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop
file koneksi di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up
akan disimpan dalam ekstensi.dun.


137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart,
sementara klik OK, tahan tombol Shift.


138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari
www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp.
Setelah instalasi selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.


139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada
di Windows Explorer atau desktop.


140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager.
Fitur Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi
dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda kutip.


141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby
atau suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari http://support.microsoft.com/?kbid=185949.
142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya. Caranya,
gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs|
Accessories|System Tools|Tools.


143. Buat sebuah
disket bootable untuk Windows 98 dengan cara memformatnya menggunakan system
files. Kemudian copy file c:\windows\command\scanreg.exe dan
c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan lupa, edit file
config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan baris “device
=a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.


144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau
berjalan, coba booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan
ketikkan “scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga
selesai. Kemudian keluar dari DOS.


145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan
mengklik kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong,
pilih New|Folder. Isikan “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
tanpa tanda kutip dan tekan Enter.


146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang
muncul kali pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control
Panel, buka Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama
dengan password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah
itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the same
preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan setelah Windows
di-restart.


147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di
system tray dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print
pada Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.


148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak
dipergunakan dalam folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.


149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa
memory. Caranya, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab
Performance dan lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart
komputer. Ingat, tutup semua program sebelum melihat System Resource.


150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system.
Misalnya Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run
tanpa diberi tanda petik.

(sumber: majalah pc media)

(sumbernya dah lupa

Google Doodle Rayakan Hari Bumi 2011


Google Doodle Hari Bumi (gambar: screenshot)
Google Doodle Hari Bumi (gambar: screenshot)

JAKARTA - Google Doodle hari ini (22/4) ikut merayakan Hari Bumi, dengan memasang gambar bertemakan lingkungan hidup di situsnya.

Hari ini seluruh dunia merayakan Hari Bumi, yang untuk tahun 2011 ini bertemakan 'Billion Acts of Green Campaign'

Dari pengamatan Okezone pada hari Jumat (22/4/2011), di header situs pencarinya Google memasang gambar yang bertemakan lingkungan hidup. Panda, singa, pinguin dan air terjun bergerak ada di dalam gambar tersebut.

Hari Bumi adalah hari yang diperingati untuk meningkatkan kepedulian warga dunia untuk menjaga kelestarian lingkungan. Hari Bumi dicetuskan oleh senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson, pada tanggal 22 April 1970.

Sementara Google Doodle dibuat oleh Google untuk memperingati kejadian-kejadian istimewa, seperti ulang tahun tokoh-tokoh ternama dan hari-hari besar dunia. Google Doodle pertama kali dibuat pada tahun 1998 dan mendapat hak patennya pada tahun 2010.
(ATA)


(Ahmad Taufiqurrakhman - Okezone)

Analisa Implementasi Sistem Informasi dan Perencanaan Strategis E-Business di RS.X

Analisa Implementasi Sistem Informasi dan Perencanaan Strategis E-Business di RS.X

1. Pendahuluan

Berbagai jenis organisasi saat ini telah membutuhkan sistem/teknologi informasi untuk mendukung proses bisnis mereka. Rumah Sakit termasuk salah satunya. Dalam tulisan ini dilakukan studi kasus pada sebuah Rumah Sakit untuk penyakit khusus di Jakarta. Karena pihak yang bersangkutan keberatan untuk disebut namanya maka untuk selanjutnya akan disebut sebagai Rumah Sakit X (RS. X). Evaluasi dan analisa yang dilakukan adalah terhadap sistem/teknologi informasi yang ada saat ini dan kemudian mengenai perencanaan strategis sistem/teknologi informasi di RS.X berdasarkan kondisi yang ada. Sistem/teknologi informasi yang akan dirancang berupa solusi e-business. Rencana strategis e-business ini dibuat untuk mendapatkan gambaran dan arahan bagi pengembang dan pengelola teknologi informasi di RS.X dalam hal keterkaitan antara sistem yang sudah ada dengan kebutuhan organisasi dan proses kerja serta potensi teknologi yang ada. Selanjutnya akan diuraikan rencana implementasi teknis yang bisa ditempuh.

Ruang lingkup kegiatan penyusunan rencana strategis e-business ini adalah:

a. Analisis kondisi saat ini (existing)

Pengumpulan data dan identifikasi eksisting bisnis.

Pengumpulan data dan identifikasi sistem/teknologi informasi yang sudah ada dan yang

relevan dengan rencana pengembangan e-business di RS.X.

b. Analisis kebutuhan

Pengumpulan data dan identifikasi kebutuhan-kebutuhan yang relevan dengan

pengembangan e-business dari masing-masing unit.

Identifikasi kebutuhan teknis yang diperlukan dalam pengembangan e-business.

c. Penyusunan rancangan infrastruktur e-business dan portofolio aplikasi

Pengumpulan data yang dibutuhkan diperoleh melalui interview dengan narasumber (kepala unit PDE) yang ditunjuk pihak manajemen RS.X dan studi terhadap referensi atau dokumen profile company, struktur organisasi perusahaan serta beberapa dokumen standard operating procedure.

2. Identifikasi Current Business

Identifikasi current business ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh bisnis saat ini. Kondisi dan permasalahan bisnis saat ini menjadi batu pijakan untuk perencanaan sistem/teknologi informasi.

a. Strategi Bisnis

Dari hasil wawancara dengan pihak manajemen RS.X, kami berusaha menggali beberapa

strategi bisnis yang ada tetapi tidak dinyatakan secara implisit dalam organisasi. Di bawah ini

adalah beberapa strategi bisnis yang dimiliki RS.X yang dapat menjadi keunggulan kompetitif

bagi RS.X:

1. Menyediakan fasilitas dan pelayanan yang lengkap dan mutakhir dengan standar

internasional.

2. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan penelitian dalam bidang pengobatan penyakit

khusus.

3. Memberikan kemudahan pembayaran untuk pasien yang kurang mampu.

4. Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak akademisi dari universitas terkemuka di

Indonesia untuk menghasilkan layanan yang bermutu dan sesuai dengan kaidah ilmiah.

5. Menyelenggarakan kerjasama dengan perusahaan asuransi yang berkaitan dengan

asuransi penyakit khusus.

6. Menyelenggarakan kerjasama dengan perhimpunan sosial yang berkaitan dengan penyakit

khusus.

7. Menyelenggarakan kerjasama dengan dinas kesehatan untuk penanggulangan penyakit

khusus.

8. Menyelenggarakan kerjasama dengan rumah sakit-rumah sakit lain sebagai rumah sakit

rujukan dalam penanggulangan penyakit khusus.

Gambar 1 merupakan penggambaran visi pada tiap-tiap kategori/bidang yang tertuang dalam Business Balances Scorecard RS.X dimana masing-masing visi ini mendukung tercapainya visi utama RS.X. Balance Scorecard merupakan alat bantu yang diperkenalkan oleh Kaplan & Norton (1996) yang dapat digunakan untuk menterjemahkan visi dan strategi perusahaan kedalam 4 perspektif yaitu financial, customer, internal business process, dan learn and growth perspective.


b. Situasi Permasalahan

Pada Gambar 2. digambarkan Rich Picture dari RS.X yang diklasifikasikan ke dalam komponen struktur, proses, dan kepentingan (concerns). Rich Picture merupakan alat bantu untuk perekaman dan penalaran tentang aspek-aspek konteks kerja seperti stakeholder, kepentingannya dan beberapa struktur yang melandasi konteks kerja, serta bagaimana mereka mempengaruhi desain sistem (Monk & Howard, 1998). Struktur mengacu ke aspek-aspek konteks kerja yang perubahannya lambat, seperti hirarki organisasi, lokalitas geografis, bangunan dan perlengkapan fisik, dan sebagainya. Proses mengarah pada transformasi yang terjadi dalam proses kerja, misal aliran barang, dokumen, atau data. Sedangkan kepentingan menggambarkan secara khusus motivasi individu yang terkait dengan penggunaan sistem dan perspektif para stakeholder.

Untuk komponen struktur terdiri dari RS.X, rumah sakit lain, pihak manajemen, pemerintah, masyarakat, pasien, dokter/perawat/staf, industri farmasi, para peneliti/pihak akademis. Komponen proses meliputi pelayanan dan penanganan tindakan medis, kerjasama dengan akademisi, industri farmasi atau asuransi, penyampaian informasi ke masyarakat atau pemerintah dan pihak terkait. Jika dilihat dari beberapa concern yang ada, misalnya yang dimiliki oleh pihak manajemen, dokter, pasien, calon pasien, dan supplier obat, dapat dilihat bahwa beberapa permasalahan/kepentingan mereka dapat ditangani menggunakan TI. Sebagai contoh pihak manajemen berkepentingan dalam usaha meningkatkan kualitas pelayanan sehingga diharapkan keuntungan bagi organisasi bertambah. Usaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan ini dapat dibantu dengan adanya TI. Dengan TI pelayanan menjadi semakin mudah, cepat, dan memuaskan semua pihak.


c. Value Chain

Untuk memetakan aktivitas-aktivitas yang ada di RS.X digunakan alat bantu value chain (Gambar 3.) yang diperkenalkan oleh Michael Porter (Porter, 1985). Aktivitas-aktivitas yang ada di RS.X saling berkaitan dan mendukung untuk mencapai visi dari organisasi yaitu menjadi RS panutan penanggulangan penyakit khusus di Indonesia. Aktivitas-aktivitas yang ada di RS.X dapat digolongkan dalam primary activity dan support activity. Primary Activity meliputi Registrasi pemeriksaan, Pemeriksaan pasien rawat inap/jalan, Pemeriksaan laboratorium, Pembayaran / Billing,Tindakan operasi, Tindakan medis khusus, Rekam Medis, Manajemen Inventori, dan Customer Service. Sedangkan Support Activities meliputi Pemasaran, Gizi, Keuangan, Manajemen sumber daya manusia, Pengelolaan limbah, Farmasi, Pengembangan TI, dan Penelitian & Pendidikan.

Semua primary activity saat ini telah didukung dengan aplikasi-aplikasi SI yang dapat membantu dalam pelaksanaan aktivitas-aktivitas tersebut sehingga dapat lebih efektif dan efisien. Sedangkan untuk support activity yang telah didukung dengan aplikasi SI yaitu kegiatan Farmasi, Gizi, dan Billing.


3. Identifikasi Current IS/T

Hasil identifikasi terhadap organisasi/perusahaan meliputi evaluasi portfolio aplikasi yang ada (termasuk yang sedang dikembangkan), evaluasi database, value dari portfolio aplikasi, evaluasi infrastruktur yang telah dibangun, dan evaluasi manajemen teknologi informasi serta kebijakan penggunaan TI.

a. Portofolio Aplikasi

RS.X sedang membangun dan mengembangkan hospital management system dengan

bantuan pihak konsultan, dimana sistem tersebut terdiri dari aplikasi sebagai berikut :

  1. Aplikasi Registrasi
  2. Aplikasi untuk pendaftaran pasien rawat jalan dan pasien rawat inap.
  3. Aplikasi Billing
  4. Aplikasi untuk melakukan proses pembayaran dan penagihan.
  5. Aplikasi Laboratorium
  6. Aplikasi untuk manajemen laboratorium.
  7. Aplikasi Reports
  8. Aplikasi untuk menghasilkan laporan-laporan (terkait dengan semua aplikasi/data bersumber dari aplikasi lain dan digunakan untuk men-generate laporan yang diperlukan pihak manajemen).
  9. Aplikasi Inventori
  10. Aplikasi untuk memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan inventori barang/gudang.
  11. Aplikasi Operation
  12. Aplikasi untuk memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan tindakan pembedahan.
  13. Aplikasi Medical Records
  14. Aplikasi untuk mendata informasi rekam medis pasien.
  15. Aplikasi Farmasi
  16. Aplikasi untuk memfasilitasi kegiatan farmasi.
  17. Aplikasi Kitchen
  18. Aplikasi untuk memfasilitasi kegiatan pengaturan menu/gizi pasien.

b. Infrastruktur Teknologi Informasi

Untuk memenuhi kebutuhan layanan terhadap aplikasi (yang telah ada dan sedang dalam tahap pengembangan), dibangun infrastruktur yang adaptif dengan memperhatikan keseimbangan antara teknologi (hardware, software, dan layanan pihak ketiga yang menjadi bagian dari infrastruktur), proses, dan sumberdaya manusia. Hasil evaluasi terhadap RS.X diperoleh data-data sebagai berikut :

1. Perangkat Keras

Server

  1. 1 unit Compaq Proliant ML 530 G2 (Processor Xeon 2,4GHz, HDD 36,4GB SCSI Dual

Channel Wide Ultra 3 SCSI Adapter, CDROM, FDD 1,44MB, RAM 1GB, VGA Rage

XL PCI 8MB, NIC onboard HP NC 3163 Fast Ethernet, Monitor HP 5500 15”)

  1. 1 unit Relion 450e (Processor PIV 3GHz, HDD 80GB 7200RPM, CDROM, FDD

1,44MB, RAM 1GB, Monitor 15”, NIC)

  1. 1 unit Compaq Proliant ML 530T G2 (Processor Xeon 3GHz, HDD 36,4GB SCSI Dual

Channel Wide Ultra 3 SCSI Adapter, CDROM, FDD 1,44MB, RAM 1GB, VGA Rage

XL PCI 8MB, NIC onboard HP NC 3163 Fast Ethernet, Monitor HP S7500 17”)

  1. 1 unit PC Server Relion (Processor PIV 3 GHz, HDD 80GB 7200RPM, CDROM, FDD

1,44MB, RAM 1GB pc 266, Monitor 15” CRT, NIC 10/100, VGA 32MB share, casing

ATX full tower, keyboard & mouse)

Workstation

  1. Acer Power ST
  2. (Processor P IV 2,5GHz, HDD 40GB, CDROM, FDD 1,44MB, RAM 128MB, VGA

onboard SIS 650 8MB, NIC onboard Realtek RTL 8139 PCI Fast Ethernet, Monitor Acer

AC501 15”)

  1. Acer Power F-1
  2. (Processor P IV 2,6GHz, HDD 40GB, CDROM, FDD 1,44MB, RAM 128MB DDR, VGA share, integrated Ethernet 10/100, Monitor Acer 15”, Casing ATX)
  3. Jumlah saat ini sebanyak 109 unit.

Peripheral

UPS ICA 5000, 4 unit Printer Epson LQ 2180, 9 unit Printer Epson LQ 300+, 1 unit HP LaserJet 1010

Networking

  1. Cable UTP Cat 5e AMP, Fiber Optic BackBone, Connector RJ45 AMP, 8 unit Switch ATI type FS74i 24 port dan FS709FC 8 port 10 base T / 100 base TX
  2. Network topology: Star

2) Perangkat Lunak

  1. Sistem Operasi:
  2. Server : Windows Small Business Server 2003
  3. Workstation : Windows 2000 Professional
  4. Programming Application : Visual Basic (upgrade to .NET)
  5. Database Software : MS SQL Server 2000 (Enterprise Edition)

3) Proses

  1. Backup
  2. Proses backup data dilakukan secara otomatis oleh program SQL Server setiap hari pada jam 12 malam. Backup data disimpan dalam Mirror Database Server, selain itu backup data juga dilakukan secara manual oleh unit PDE setiap hari (sore hari) dengan mengcopy data transaksi harian ke CD.
  3. Otorisasi User
  4. Meliputi pembuatan, penghapusan dan pemberian hak akses pengguna melalui domain controller (Active Directory) dan SQL Server Authentication.
  5. Security
  6. Untuk keamanan jaringan dilakukan pemasangan firewall, dan antivirus. Scanning virus dilakukan 1 minggu sekali secara otomatis.
  7. Network Management
  8. Mengatur prioritas lalu lintas jaringan menggunakan QoS Scheduler Microsoft Windows Server.
  9. Hardware Management
  10. Pemeriksaan hardware secara periodik pada unit-unit dilakukan 1 bulan sekali dan troubleshooting saat ada keluhan yang mendadak dari pengguna.

c. Nilai Portofolio Aplikasi

Untuk menentukan tingkat relevansi aplikasi terkait dengan strategi/operasi bisnis maka dari ke-9 aplikasi hasil identifikasi dapat dikelompokkan menggunakan Sullivan matrix yang terdiri dari 4 kategori yaitu strategic, high potential, key operational, dan support (Ward & Peppard, 2002).

1. Aplikasi Strategic

2. Aplikasi yang dibutuhkan dalam menunjang strategi ke depan.

3. Hasil identifikasi : belum ada.

4. Aplikasi High Potential

5. Aplikasi yang mungkin dibutuhkan untuk bersaing di masa mendatang.

6. Hasil identifikasi : belum ada.

7. Aplikasi Key Operational

8. Aplikasi yang saat ini dibutuhkan untuk beroperasi.

9. Hasil identifikasi : Aplikasi Registrasi, Laboratorium, Reports, Farmasi, Operation, dan Medical Records.

10. Aplikasi Support

11. Aplikasi yang penting tapi tidak krusial bagi kompetisi.

12. Hasil identifikasi : Aplikasi Billing, Inventori, dan Kitchen.

d. Manajemen Teknologi Informasi

Teknologi informasi sebagai suatu organisasi dapat distrukturisasi seperti unit-unit organisasi lainnya dalam suatu perusahaan. Organisasi pada perusahaan juga mencerminkan kekuatan pasar/industri, pola pikir manajemen, dan kecenderungan/arah bisnis. Evaluasi pada RS.X memberikan hasil sebagai berikut :

1. Organisasi Teknologi Informasi

2. RS.X termasuk ke dalam kelas Perusahaan Jawatan dan menerapkan infrastruktur organisasi divisional form dalam hirarkinya. Organisasi TI diwakilkan oleh unit Pengolahan Data Elektronik (PDE) yang bertanggung jawab kepada Sekretariat Rumah Sakit (sekretariat setara dengan level direksi di dalam struktur organisasi).

3. Ukuran Organisasi Teknologi Informasi

4. Unit PDE terdiri dari 7 orang (termasuk kepala unit PDE) dimana 2 orang bertanggung jawab pada bagian hardware, 4 orang bertanggung jawab pada bagian software, dan 1 orang untuk aktivitas gudang/logistik TI.

5. Struktur Organisasi Teknologi Informasi

6. Struktur organisasi TI termasuk ke dalam tipe sentralisasi dimana unit PDE saat ini berperan sebagai service unit.

7. Tipe Manajemen Teknologi Informasi

8. Manajemen TI bersifat formal dan mengikuti protokol perintah dan kontrol.

9. Steering Committees / Ad Hoc Committees

10. Belum dibentuk secara formal steering committee untuk organisasi TI karena saat ini TI masih merupakan support (cost center) bagi organisasi.

e. Analisa Portofolio Aplikasi

Identifikasi dan evaluasi organisasi TI pada RS.X menunjukan bahwa teknologi informasi yang dibangun dan dikembangkan saat ini berfungsi sebagai penunjang kegiatan perusahaan dan kinerja perusahaan tergantung kepada peranan teknologi informasi namun belum memiliki potensi yang besar dalam memberikan keunggulan kompetitif perusahaan. Dilihat dari skala prioritas sistem informasi perusahaan, sistem manajemen rumah sakit yang dibangun dan sedang dikembangkan ini secara prinsip sangat kritikal bagi perusahaan karena tanpa memiliki sistem tersebut, perusahaan akan sulit untuk dapat mencapai tingkat profitabilitas yang diinginkan (mengacu ke balanced scorecard pada financial perspective). Dampak negatif yang akan timbul jika perusahaan atau organisasi yang bersangkutan tidak memiliki sistem yang baik adalah menurunnya kinerja (company performance) secara umum (misal, layanan lambat, kesalahan pendataan yang dapat berakibat fatal karena menyangkut tindakan medis, dan sebagainya).

4. Perencanaan E-Business

Berdasarkan strategi bisnis yang diturunkan dari visi, misi, dan tujuan perusahaan, hasil evaluasi dan identifikasi portfolio aplikasi yang ada saat ini hanya berfokus pada pengurangan biaya dan pemanfaatan maksimal investasi TI (financial perspective dalam business balance scorecard). Pemanfaatan TI dilihat dari dua sudut yaitu fokus atau harapan manajemen akan benefit yang harus diberikan TI, dan penggunaan atau fungsinya sehari-hari untuk memenuhi harapan tersebut.

Untuk mengakomodasi ketiga perspektif lainnya dalam business balanced scorecard, diperlukan aplikasi tambahan yang berbasis web dalam bentuk e-business sehingga memungkinkan adanya komunikasi antara perusahaan (RS.X) dengan pasien, supplier, rumah sakit lain (dalam dan luar negeri), dan para takeholder lainnya (pihak akademis, pemerintah, dan sebagainya). Pengembangan e-business ini dilakukan untuk mendukung tujuan, visi dan misi dari organisasi dengan cara memberikan layanan secara lebih mudah, cepat dan nyaman bagi pihak luar dimanapun mereka berada.

Customer Perspective

Critical Success Factor (CSF) pada perspektif ini adalah peningkatan jumlah pasien, peningkatan kepercayaan pasien dan peningkatan kualitas relasi dengan pasien.

Aplikasi yang diperlukan : Konsultasi elektronik, Pemeriksaan dokter virtual.

Internal Business Process Perspective

CSF berfokus pada peningkatan pelayanan yang berkualitas, cepat, ramah dan profesional, otomasi proses bisnis, manajemen inventori yang baik, dan penambahan serta perbaikan fasilitas sesuai dengan standar internasional.

Aplikasi yang diperlukan : Registrasi Pemeriksaan secara elektronis, Pemesanan kamar rawat

inap, Stok obat/Farmasi, Medical Records.

Learn and Growth Perspective

CSF menekankan pada peningkatan kompetensi pemasaran, peningkatan sikap kerjasama karyawan, kompetensi layanan terhadap pasien, dan peningkatan pengetahuan & ketrampilan.

Aplikasi yang diperlukan : Penelitian & Pendidikan.

a. Analisis Kebutuhan Fungsional

Di bawah ini merupakan kebutuhan-kebutuhan fungsional yang diturunkan dari visi, misi dan kegiatan yang ada di RS.X:

1. Sistem menyediakan fasilitas untuk menampilkan hasil kegiatan penelitian & pengembangan di bidang pengobatan penyakit khusus.

2. Sistem menyediakan fasilitas untuk pengisian form registrasi pemeriksaan untuk pasien rawat jalan dan rawat inap.

3. Sistem mampu menghasilkan tanda bukti registrasi pemeriksaan.

4. Untuk calon pasien rawat inap sistem menyediakan fasilitas untuk melihat ketersediaan kamar rawat inap.

5. Sistem menyediakan fasilitas untuk melakukan pemesanan kamar rawat inap.

6. Sistem menyediakan form untuk konsultasi dengan dokter secara elektronik.

7. Sistem mampu menampilkan jawaban konsultasi dari dokter secara elektronik.

8. Sistem mampu menampilkan data Medical Records pasien.

9. Sistem menyediakan fasilitas agar pasien dapat mengirimkan form gejala-gejala penyakit secara elektronik.

10. Sistem dapat memproses data gejala-gejala penyakit dari pasien.

11. Sistem mampu menampilkan hasil diagnosa penyakit pasien dari gejala-gejala yang dirasakan pasien.

12. Sistem dapat menampilkan stok obat yang ada.

13. Sistem menyediakan form untuk penawaran penjualan obat oleh supplier.

14. Sistem dapat menampilkan form konfirmasi persetujuan atas penawaran yang dilakukan supplier.

b. Rencana Infrastruktur Teknologi Informasi

1. Teknologi

Perangkat Keras

Menggunakan ssumberdaya yang telah ada.

Perangkat Lunak

Selain yang disebutkan dibawah ini, mengacu pada Arsitektur Berorientasi Layanan (Service Oriented Architecture):

Browser: Internet Explorer 6.0 atau yang kompatibel

Business Applications: ASP (Active Server Pages)/HTML-Based

Networking

Protokol: TCP/IP

Topologi: Hybrid (Star & Bus).

Intranet: Menggunakan sumber daya yang sudah ada yakni Fiber Optic dengan bandwidth 100-1000 Mbps.

Internet: Membutuhkan layanan yang dapat online 24 jam sehari dengan bandwidth 64-512 Kbps.

2. Proses

  1. Otorisasi User:
  2. Meliputi pembuatan, penghapusan dan pemberian hak akses kepada pengunjung situs (anggota), pasien, staf RS.X, dan supplier obat.
  3. Security:
  4. Untuk keamanan jaringan dilakukan pemasangan firewall dan antivirus.
  5. Network Management:
  6. Manajemen bandwidth tiap server dilakukan di router.
  7. Content Management:
  • Dilakukan pemantauan dan respon atas pertanyaan-pertanyaan dan penawaran penawaran yang diajukan oleh pengguna.
  • Pengubahan (add, edit, delete) semua isi content.
  • Training dan pembuatan petunjuk untuk penggunaan aplikasi.
  • Dilakukan pengaturan alokasi sumber daya manusia sesuai dengan aplikasi yang berkaitan dengan bidangnya. Misalkan untuk fungsi Konsultasi Online dibutuhkan dokter yang siap menjawab pertanyaan-pertanyaan pengunjung.

3. Sumberdaya Manusia

  1. Administrator sistem: Unit PDE
  2. Narasumber content: Dokter, Unit Admisi & Rekam Medis, Unit Penelitian dan Pengembangan, Unit Farmasi
  3. Portofolio Aplikasi E-Business

Aplikasi e-business ini terdiri dari modul-modul sebagai berikut (Tabel 1):

    1. Modul Penelitian & Publikasi
    2. Modul Registrasi Pemeriksaan
    3. Modul Pemesanan Kamar Rawat Inap
    4. Modul Konsultasi Elektronik
    5. Modul Medical Records Pasien
    6. Modul Pemeriksaan Dokter Virtual
    7. Modul Stok Obat/Farmasi

d. Fase Pengembangan Sistem

Meskipun pembuatan aplikasi-aplikasi dapat dilakukan secara paralel namun pengembangan sistem secara keseluruhan dilakukan secara bertahap. Secara garis besar, pengembangan sistem dilakukan ke dalam beberapa fase yaitu inisialisasi (kontrak manajemen), fase penilaian kebutuhan, fase pengembangan, dan fase implementasi (Tabel 2).


Sumber : Flourensia Sapty Rahayu (FTI-UAJY)

jangan lupa tinggalkan pesan y.....okay
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More